![]() |
| Sumber: google.com |
Kasus pembobolan dana bank BNI Ambon sejumlah Rp 58,9 miliar
oleh terduga pelaku Faradiba Yusuf dan kroninya dianggap tak mempengaruhi
langsung harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara nasional. Sebab di
bursa efek melihat skala perusahaan BNI. Dimana yang terjadi masih sebatas
masalah di cabang. Hal itu diakui kepala BEI perwakilan Maluku Alberto Dachi.
“Kalau berkaca dari kasus BNI Ambon ini sebenarnya secara
nasional tidak ada permasalahan atau pengaruh langsung. Karena di bursa efek
kan kita lihat skala perusahaan BNI-nya dan dari bursa efek belum ada urgensi
untuk haruskah minta penjelasan langsung dari BNI Ambon atau apa. Ini mungkin
masalahnya masih sebatas di cabang jadi dari sahamnya sendiri tidak ada
masalah,” tukas Berto kepada Mimbarrakyatnews.com di Ambon, Senin (28/10/19).
Kalau harga saham turun diakui Berto, lebih ke sektoral.
Sebab beberapa saham perbankan secara umum ini memang lagi turun harga
sahamnya. Tapi kalau BNI Ambon secara spesifik mungkin dari kasus yang ada
tidak secara langsung berpengaruh ke pergerakan harga saham.
“Mungkin lebih ke keadaan saja. Kondisi ekonomi itu kan kemarin
sempat ada penurunan suku bunga juga gitu kan, mungkin secara jangka pendek di
sektor perbankan lagi sedang turun tapi nanti biasanya secara jangka panjangnya
khan bisnisnya akan pulih lagi,” ungkapnya.
Dirinya lantas menghimbau kepada para investor agar jangan
terlalu panik menanggapi berita-berita seperti yang kasus pembobolan BNI Ambon
karena tidak terkait harga saham. Kalaupun ada permasalahan apapun, dari bursa
efek pasti akan meminta penjelasan langsung kepada BNI pusat.
“Tidak ada pengaruh secara signifikan baik penurunan atau
peningkatan, masih normal-normal saja karena kita kan pergerakan sektornya
beda, pasar modal dan perbankan. Jadi investor tidak usah panik lah. Sampai
sekarang nggak ada urgensi seperti itu bahkan tidak ada suspensi perdagangan
saham dan lainnya. Karena ini sifatnya mungkin lebih ke permasalahan di cabang.
Kalau investor yang punya saham anjurannya jangan terlalu panik berlebihan
menanggapi. Tetap tenang, sebab semua aman,” tutupnya.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2751490/original/063285300_1552567222-BNI.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar